Feed on
Posts
Comments

Sungguh liburan yang sangat pahit semester ini, setelah dua hari aku bersenang-senang dengan durian di kota Wonosobo semuanya berubah keadaan 360 derajad. Senin (25 Januari 2010), Kondisiku mulai panas dingin, aku tak pernah terbayangkan sebelumnya akan penyakit cacar. Meskipun dua minggu yang lalu, temen satu kostku terkena. Aku pun cuek dengan kondisi itu. Senin itu aku berencana melakukan presentasi ke sekolah-sekolah untuk melakukan promosi Paramadina yang menjadi salah satu kewajibanku sebagai duta Paramadina. Rasa kangenku dengan almamaterku terobati, tapi itu pun dengan kondisiku tidak enak badan. Aku hanya berfikir “Halaaah itu paling karena demam biasa”. Setelah presentasi usai, niatku yang ingin melanjutkan jalan-jalan pupus sudah. Aku menuju pulang dengan angkot hijau secepatnya, karena badanku sudah tidak bisa ditolerir. Aku terkulai lemas di rumah.

Satu bintik berisi air tumbuh di dadaku, aku pikir itu hanya gatal kecil akibat keringat saja. Tapi akibat hal kecil itu, malam harinya aku terserang demam sangat tinggi. Rasanya selimut tiga tidak cukup untuk menutupi tubuhku yang sebesar ini. Huuuft sungguh malang nasibku malam itu, serasa di kutub utara hehe. Keesokanharinya bintik itu muncul lagi di tangan. Tersirat di pikiranku akan adanya cacar, tapi itu cuman sekedar negatif thingking saja. Aku mencoba untuk tenang pagi itu. Tapi kondisiku yang panas dingin ga jelas itu memaksaku harus pergi ke dokter. Sorenya aku diantar oleh bapake dengan si apel ke dokter yang tak jauh dari kediamanku. “Pretepetepetepet…”, itu lah bunyi si apel, vespa kesayangan bapake. Vespa itulah yang selalu menjemputku saat masa-masa putih abu-abu.

“Saudara Wirawan, sepertinya kamu terkena cacar”, kata dokter. Sontak aku lemas mendengar dokter memvonisku cacar. “huuuuh perasaanku tentang negatif thingking itu ternyata benar”, gumamku dalam hati. Yasudahlah setiap sakit pasti ada obatnya. Dokter menyarankan kepadaku banyak hal, mungkin bisa membantu kamu yang terkena cacar :

  1. Harus mandi agar badan tetap bersih, jauh dari kotoran. Selain itu menghindari cairan yang keluar menular ke kulit yang lain. Kalau bisa mandi dengan sabun antiseptik seperti dettol dan lainnya,
  2. Makan telor dan susu sebagai sumber protein, karena badan kita akan lemas dan panas dingin seperti demam selama awal cacar. Selain itu susu dan telor bisa membantu mengeluarkan cacar semuanya. Karena akan berkaibat bahaya apabila cacar keluar di dalam tubuh yang mengakibatkan penyakit tipes.
  3. Hindari kontak dengan orang lain apalagi balita, karena cacar sangat menular bagi yang belum pernah mengalami cacar. Bila perlu pake masker, karena melalui berbicara saja bisa menular.
  4. Gunting kuku kamu yang panjang-panjang, jangan sampai dipelihara. Hal ini harus dilakukakn khusunya saat gatal akibat cacar muncul. Pasti inginnya menggaruk, dan sebenarnya hal itu tidak baik. Selain cacar akan pecah, melalui tangan bekas garukan itu yang mengakibatkan cacar merabah ke kulit yang lain di tubuh kita.
  5. Sebisa mungkin di beri bedak pada cacar, agar selalu kering cacar itu. Karena apabila basah, sungguh rasa gatal akan muncul tak terhankan.
  6. Minum obat secara teratur, dan jangan lupa habiskan antibiotik agar tubuh kita kebal dari cacar.

Itulah beberapa saran dari dokter, rasanya pemeriksaan sore itu terasa mendengar khotbah dari pemuka agama hehe. Tapi itu semua penting lo, buktinya aku bisa sembuh dengan cepat. Pulang dari dokter, aku makan telor banyak sesuai saran dokter dan minum segelas susu cokelat yang dibuat oleh mamake.

Paginya, aku teriak “Oh tidaaaaak, ini aapaaaaa??”, mukaku, badanku semuanya serasa ada benjolan. Itulah cacar, emang benar kata dokter, telor dan susu bisa membuat cacar kita keluar semuanya. Aku rasakan pagi itu, di kepalaku pegel, badanku merah-merah. Sungguh tak terkira sebelumnya kondisi seperti ini. Hari-hari kulalui dengan tidur dan rasa gatal selalu menghampiriku. Kucoba tahan rasa gatal itu, sampai-sampai tanganku aku pakaikan sarung tangan agar jangan sampai menggaruk muka dan badanku. Aku paksakan mandi setiap hari sesuai saran dokter, setiap kali mandi aku takut dengan diriku sendiri. Apalagi melihat mukaku yang berubah 90 derajad lebih buruk hiks hiks hiks. Rasanya aku ingin menangis, ku basuh tubuhku dengan sangat pelan, jangan sampai satu cacarpun tergores atau pecah. Waktu mandiku sungguh lama sekali, “Maafkan aku ya sudah nunggu bagi yang mau mandi hehe”. Setelah mandi, mamake dan bapake sangat care dengan aku, mereka merawatku sangat telaten. Aku di beri salep, di bedakin dan disuapin hehe. Tak apalah dimanja dikit selama sakit, meskipun aku selalu dimanja oleh mamake hehe.

Terima kasih mamake dan bapake yang sudah merawatku hingga aku harus balik ke Jakarta, masa liburku harus ngaret. Aku bolos 2 hari akibat cacar ini, “Maafkan aku Pak Dika, Pak Diki, Pak Hulu dan Pak Keni, aku ga bisa ikut kelas pertama kalian karena aku belum pulih sepenuhnya”. Kemudian aku berfikir, aku tidak boleh terlalu lama meninggalkan kuliahku. Hingga aku putuskan selasa malam, 2 Februari 2010 aku harus balik ke Jakarta. Aku sudah kangen dengan masa kuliah. Hingga selasa malam itu, obat-obat yang menyebalkan akhirnya habis. “Alhamdulillah”, dalam hatiku berkata. Aku diantar oleh bapake dengan si apel. Makasih bapake, aku pasti sembuh nanti di Jakarta. Dan selasa itu menutup liburanku semester ini yang sangat kelam akibat penyakit cacar yang melandaku, tapi aku selalu bersyukur ke Allah. Ini semua ujian dan harus dilewati, Thanks my God.

Muhammad Jusuf Kalla memang tokoh yang membumi. Ketika berkunjung ke Universitas Paramadina Jumat (22 Januari) lalu, tiba-tiba sang mantan wakil presiden itu minta diantar ke kantin mahasiswa. Usai solat Jumat di Aula Paramadina, Kalla — yang belakangan menjadi Ketua PMI — dipersilakan meninjau kampus yang berlokasi hanya sekitar 10 menit jalan kaki dari kantor pusat PMI di Jalan Gatot Subroto itu. Kalla pun setuju.

Tapi manajemen Paramadina yang mendampinginya sempat bingung ketika mendengar JK ingin mampir ke kantin mahasiswa. “Masa’ mantan Wakil Presiden makan di kantin mahasiswa?” kata salah seorang dari mereka. Tapi Anies Baswedan yang menjadi Rektor di Paramadina tidak kaget. Ia sudah paham gaya JK. “Biasa, beliau memang orang yang sederhana, straigh forward dan membumi,” kata Anies. Maka Sang Rektor dan para deputy-nya pun menemani JK makan ayam panggang di lantai dua kantin. Mereka ngobrol sampai lebih dari sejam, mengenai berbagai soal, mulai dari urusan pendidikan, PMI dan guyonan politik. Ada yang serius, tapi banyak juga bahan guyonan yang membuat semua ikut tertawa bersama.

Rabu (27 Januari) mendatang JK juga akan meresmikan workshop dua hari dalam acara “JK on Leadership” di kampus pasca-sarjana Paramadina. Selama workshop itu JK akan membagi pengalaman melalui berbagai kasus yang ditanganinya selama menjadi pemimpin di Indonesia “Saya pikir banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari beliau,” kata Anies. (sba).

Wah keren banget ya Paramadina, aku semakin bangga kuliah di Paramadina. kampus mana coba yang sering didatangi orang-orang penting, hanya Paramadina tentunya. Dulunya yang aku kira jauh sekarang menjadi dekat dengan ku. Termasuk impian ku yang dulu dipikir jauh, tetapi di Paramadina menjadi semakin dekat ke arah terwujud. Go Paramadina, jayalah selalu…

Dear…

Sabtu, 16 Januari 2010 menjadi hari yang tak pernah aku lupain. Terbangun dari tempat tidur dan bergegas mandi untuk persiapan acara diving dan dinner bareng Nadine Chandrawinata, itu awal ceritanya. Tetap seperti biasa aku selalu rempong dengan ini itu. Padahal hari itu, semua anak kost pada sibuk mau pulang kampung soalnya ujian sudah selesai. Ku panggil tukang ojek untuk mengantarku hingga jalan raya Buncit, trus ku beli tiket Busway jurusan detikcom dan jalaaan hehe. Aku sampai di detikcom kira-kira jam 11.15 an lah. Trus sesuai dengan perintah mas Karel aku tunggu aja di lantai dua. Cukup lama aku menunggu akhirnya dateng Tina, salah seorang pemenang Nadz Blog Contest. Bicara kesana kemari akhirnya nyambung juga sembari menunggu tim dari Blogdetik. Akhirnya kumpul juga dehh semua personil <jiaaah kayak band aja>, “Pak ayooo kita ke Sea World” dan gooo hehe.

Diving di Sea World 1 Diving di Sea World 2

Diving di Sea World 3 Fish Teraphy 1

Perjalanan yang lumayan jauh dari detikcom ke sea world, tapi lancar soalnya hari sabtu. Akhirnya sampai juga di Ancol sekitar jam setengah dua. Berhubung nunggu Nadine yang dateng jam 2, kayaknya perut semua personil pada keroncongan. Dilihat di seberang sana terlihat McDonals kecil yang siap diserbu oleh kita.  Makan siang di tepi pantai dengan angin yang begitu kencang membuatku selalu merapikan poni hahaha. Udah kenyang, saatnya cau ke Sea World, tau aja Nadine udah dateng. Tapi sampai disana ternyata belum dateng, jadi nunggu dulu deh di Food Court Sea World. “Hai”, sapaan Nadine kepada kita pertanda Nadine udah dateng <ya iya lahh masa suara tanpa wujud hehe>. Kesan pertama bertemu dengan Nadine “Cantik dan Tinggi”, Dia udah prepare banged buat diving soalnya dia bawa sendiri peralatan diving nya. Kemudian berbincang-bincang sejenak sembari Nadine makan makanan kecil.

Fish Teraphy 2 Fish Teraphy 3

Setelah itu,, kita semua masuk ke Sea World, kita mau jalan-jalan dulu sebelum diving. Melihat ikan dimana-mana dengan bau anyir khas banged. Ku pegang hiu-hiu kecil dan pari-pari kecil sebelum yang besar-besar menanti di kolam sana haha. Banyak sekali jenis ikan dan species laut lainnya di Sea World. Tetapi ada salah satu tempat yang membuatku rela. Tempat itu “Fish Teraphy”, dimana tempat teraphy menggunakan ikan Garra Rufa yang didatengin langsung dari Turki. Asyiik… sepertinya seru dan memang seru c hehe, ku cuci kaki dan ku masukkan kaki ku ke dalam kolam kecil yang berisi ikan-ikan Garra Rafa tak berdosa <lebaaay hehe>. Serasa seperti pasukan perang, ikan-ikan itu datang menyerbu kakiku. “Aw aw aw” dalam hati sih hehe, abisnya geliii banged, tapi lama-lama santai n jadi relax. Benar-benar teraphy yang mengasyikkan dan bermanfaat banged, so buat kamu yang ingin teraphy dateng aja ke Fish Teraphy di Sea World, muraah kok hehe. 20 menit sudah aku, Nadine, Tina, dan tim detikcom merdamkan kaki di kolam, itu pertanda teraphy udah selesai. Soalnya lebih dari 20 menit itu ga baik <kata guidenya sih hehe>.

Diving 1 Diving 2

Diving 3 Diving 5

Abis teraphy ikan, udah pada ga sabar pengin diving <padahal dalam hati berdebar-debar karena ketakutan hehe>. Langsung bergegas naik dehh ke tempat diving. “Wuihh dag dig dug”, kayaknya ada rasa takut di hatiku soalnya aku belum pernah sama sekali diving. Tapi kata Nadine gampang sih tinggal naik ma turun aja. Pertama kali adalah memakai baju diving, pilihanku XL sesuai badanku yang bongsor <pengakuan perdana di dunia maia hehe>. Kemudian ada instruktur yang memandu kita melakukan diving, jadi rasa takutpun hilang. Para instruktur termasuk Nadine, memberikan cara-cara pasang peralatan, gimana nanti di dalam air pokonya semuanya dehh. Tapi seruu banged, aku belajar banyak tentang diving dari mereka. Semua peralatan sudah terpasang. Kuturun ke kolam kecil sebelum ke kolam yang besar. “Asinn”, ternyata airnya asin banged soalnya air laut. Aku latihan pernafasan yang menurutku itu sangat sulit, gimana ga sulit aku ga biasa nafas pake mulut, sedangkan di diving nafas semua pake mulut. Jadi kadang-kadang bingung mau nafas pake hidung apa pake mulut. Kurang lebih 10 menit laitihan pernafasan di kolam kecil, akhirnya lumayan terbiasa meskipun masih agak kagok sih. First time itu aku, ternyata aku duluan yang terjun ke kolam besar. Tantangan yang mengasyikkan buat ku, pertamanya aku kaget dengan isi kolam yang begitu banyak ikan yang membuatku menjadi takut. Tapi kata instruktur semuanya jinak, tapi jinak-jinak gitu tetep aja takut dan geli lagi hehe. Aku di bawa sampai dasar, jujur aku belum bisa mengatur pernafasan, pasti selalu minta naik ke atas. Tapi lama-lama lancar deh, terus say hai deh ke penonton dan ke kamera.

Diving 4 Diving 6

After Diving 1 After Diving 2

Banyak pengalaman yang aku dapet yang lucu-lucu dari diving itu, aku tidak pernah memikirkan binatang apa saja di dalam kolam itu yang penting nafasku jalan, tetapi tetep aja klo ada hiu atau ikan pari datang langsung deh kepanikan memenuhi diriku yang membuat nafasku berantakan. Kucoba acungkan jempol pertanda aku minta naik ke permukaan ke istruktur. Huuuft, menarik nafas sejenak di atas, habis itu terjun lagi ke air. Setelah itu aku bisa relax menikmati indahnya biota laut di kolam Sea World, ku jelajahi samudera kecil itu, tetapi sesekali takut klo sendirian, tengok kanan tengok kiri ga ada teman. Jadi parno sendiri deh dan bergegas mencari teman yang lain. Aku salut ma Nadine, dia jago banged divingnya, ampe-ampe kacamata renang aja sempet di lepas di dalem air. Klo aku yg lepas ada-ada klabakan kayak ikan di darat hehe. Satu pengalaman lagi nihh aku tersangkut ma kura-kura dan ikan pari dan membuat kaki ku kram, wuiihh sungguh mengerikan dan panik saat itu juga. aku orang pertama yang masuk ke air dan orang pertama yang keluar dari air. Wahh akhirnya selesai juga, tapi jadi ketagihan pengin diving lagi.

Dinner 1 Dinner 2

Dinner 3 Dinner

Hadiah 2 Pulang 1

Abis diving selesai, terus mandi bersihin badan. Abis itu prepare buat dinner bareng Nadine dan tim Blogdetik. Bergegas ke mobil dan menuju Jimbaran Resto di Pantai Karnaval Ancol sebagai tempat pilihan dinner. Tempat yang sungguh indah dan romantis abis, serasa jadi kayak di Jimbaran Bali. Suasana dibuat sama persis di Bali, bahkan ada tariannya juga. Makan malam pun tiba, yeee berbagai makanan dateng dan siap disantap. Begitu lahap malam itu sambil berbincang-bincang ma Nadine. Tiba saatnya pemberian hadiah, aku dapet Samsung Corby, Kaos, dan Kalender dari Nadine dan Blogdetik. Nadine dan teman-temannya pulang duluan, sedangkan kita menikmati pertunjukan malam itu di Jimbaran Resto, Tian dan Tim Blogdetik ikut menari dengan penari Bali ke atas panggung, wahh gokil abis, aku hanya bisa tertawa dari jauhan. Selesai juga acara hari ini, kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Thanks banged ya buat Nadine Chandrawinata, jadi punya temen baru dan julukan baru buat aku dari Nadine “Rempong Man” hehe. Thanks juga  buat tim Blogdetik yang sudah merancang acara sedemikian hingga sampai serruuu abis. Pokoknya hari ini sangat menyenangkan buat aku dan tak akan pernah aku lupain pengalaman berharga hehe.

–> Lihat Berita di DetikHot <–

–> Blog Nadine <–

Wirawan (Vino)

Universitas Paramadina bekerjasama dengan para dermawan Indonesia untuk “ketiga kalinya”, memberikan beasiswa kepada siswa-siswi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat

yang memiliki potensi akademis maupun non-akademis untuk mengikuti pendidikan (S-1) di Universitas Paramadina, pada Program Studi :

  • Manajemen dan Bisnis,
  • Falsafah dan Agama,
  • Ilmu Komunikasi,
  • Psikologi,
  • Hubungan Internasional,
  • Teknik Informatika,
  • Desain Komunikasi Visual
  • Desain Produk Industri.

Kualifikasi

  • Siswa kelas 3 atau lulusan SLTA atau sederajat dari seluruh Indonesia.
  • Siswa kelas 3 atau lulusan SLTA atau sederajat, dengan nilai rata-rata NEM/UAN, STTB, dan Raport Kelas I, II dan III, minimum 7,50.
  • Termasuk 10 siswa atau lulusan terbaik di kelas selama 4 (empat) semester.
  • Tanggal lahir 1 Januari 1987 dan setelahnya.
  • Memiliki kecerdasan emosional dan jiwa kepemimpinan, mudah bersosialisasi, serta beretika tinggi.
  • Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah.
  • Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.
  • Memahami dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam program beasiswa ini **

**) Ketentuan yang berlaku :

  1. Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa kuliah dalam kurun 4 tahun kalender akademik.
  2. Siswa yang tidak mendapatkan nilai IPK minimal 3,00 selama dua semester pada saat perkuliahan, dinyatakan gagal dan tidak lagi memperoleh beasiswa untuk penyelesaian sisa masa studi.
  3. Nominasi ini akan gugur dengan sendirinya apabila siswa/pendaftar dinyatakan tidak lulus UAN.
  4. Tidak sedang menerima beasiswa untuk Pendidikan Tinggi.
  5. Tidak boleh menerima beasiswa lain, selama menjalani PF.

Proses Pendaftaran

Formulir pendaftaran dapat diperoleh di Bagian Informasi Universitas Paramadina tanpa dipungut biaya atau dapat di download di website kami :


Download

Formulir Pendaftaran yang sudah diisi diserahkan sebelum batas waktu yang ditentukan dengan disertai :

  1. Satu halaman tulisan yang berjudul “Saya di Tahun 2025” dan satu halaman tulisan berjudul “Pengalaman Pahit Saya.” (Petunjuk dan lembar essay terlampir).
  2. Dua surat rekomendasi yaitu dari Kepala Sekolah atau Tokoh Masyarakat dan Guru. (Form surat rekomendasi terlampir).
  3. Fotocopy transkip nilai (dilegalisir) :
  • Untuk Lulusan SLTA
    • fotocopy NEM
    • STTB
    • Ijazah
    • Raport Kelas 1, 2, dan 3
  • Untuk Siswa SLTA Kelas 3
    • Raport Kelas 1, 2, dan 3.

4.   Fotocopy Sertifikat Penghargaan yang pernah diraih.
5.   Satu foto berwarna ukuran 3 x 4 cm
6.   Fotocopy Kartu Identitas (KTP)
7.   Fotocopy Kartu Keluarga.

Catatan :

  • Formulir dan kelengkapan dokumen pendaftaran, dapat diserahkan langsung ke Bagian Informasi Universitas Paramadina (Senin – Jum’at 09.00 – 16.00 WIB dan Sabtu 09.00 – 13.00 WIB) atau dikirim melalui pos.
  • Kami tidak menerima pengembalian formulir dan berkas pendaftaran melalui e-mail.

Batas Waktu Pendaftaran

Batas akhir penyerahan formulir dan berkas pendaftaran Program Paramadina Fellowship 2010 adalah :

  • Melalui pos, dengan stempel pos, 10 April 2010.
  • Langsung diantar ke Universitas Paramadina, 17 April 2010.

Dana Beasiswa

Paramadina Fellowship 2010, dengan nilai beasiswa sebesar Rp. 125.000.000 (seratus duapuluh lima juta rupiah) mencakup pendanaan :

  • Dana transportasi dari tempat asal menuju ke Universitas Paramadina.
  • Biaya studi selama 4 tahun kalender akademik. Penerima beasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi, maksimal 4 tahun.
  • Dana aktivitas kemahasiswaan sebesar Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah).
  • Tunjangan buku 1 juta rupiah per-semester.
  • Biaya hidup (living allowance) sebesar 1 juta rupiah per-bulan.**
  • Disediakan asrama, wajib tinggal selama 2 tahun atau 4 semester berturut-turut.**
  • Kemungkinan pelatihan dan magang selama studi, di perusahaan Donor.
  • Peluang kesempatan kerja atau tawaran kerja dari Donor, setelah menyelesaikan studi S-1.

**) Keterangan :

Penerima beasiswa dari wilayah Jabodetabek, berhak atas biaya hidup dan wajib tinggal di asrama.


Informasi

Untuk memperoleh informasi Paramadina Fellowship 2009,

Sdri. Lina & Riri
Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 888/200

Sdri. Muna
Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 232/235


Universitas Paramadina

Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
Telp. +62 21 7918 1188
Fax. +62 21 799 3375

fellowship@paramadina.ac.id
www.paramadina.ac.id

(1) Seleksi mahasiswa baru Paramadina (SMB 2010) dimana ujian pertama akan dilakukan tgl 10 Januari. Info lengkap ada di website paramadina: http://www.paramadina.ac.id/

(2) Peluang bagi 15 wartawan dan aktifis NGO untuk mendapatkan beasiswa S2 sbb (info bisa diakses di http://www.paramadina.ac.id/):

——————————————————-
Universitas Paramadina dengan dukungan penuh dari Indika Energy dan Medco Foundation menyediakan 15 fellowship bagi Wartawan atau Aktivis LSM untuk mengambil S2 di Paramadina Graduate School, di bidang sbb: (1) Strategic Finance, (2) Islamic Business & Finance, (3) Diplomacy, (4) Political Communication, dan (5) Corporate Communication.

Fellowship dengan nilai Rp 40 - 65 juta per-mahasiswa tersebut meng-cover seluruh biaya kuliah yang dilaksanakan selama 3 semester. Kuliah, yang dilaksanakan dalam bahasa Inggris dan Indonesia (bilingual), dilaksanakan di Kampus Paramadina Postgraduate Schools, di The Energy Tower, Lt 22, SCBD, Jakarta, dari Senin-Kamis, jam 19:00 - 21:00, sehingga tidak mengganggu karir para mahasiswa.

Untuk yang berminat mendaftar melalui jalur REGULER, biaya kuliah adalah sbb: (1) Strategic Finance - Rp 65 jt, (2) Islamic Business & Finance - Rp 40 jt, (3) Diplomacy - Rp 50 jt, (4) Political Communication - Rp 45 jt, (5) Corporate Communication - Rp 45jt. Terdapat berbagai skema beasiswa bagi pendaftar yang mempunyai skor test tinggi.

Batas terakhir pendaftaran baik melalui jalur fellowship maupun reguler adalah 16 Januari 2010, kelas dimulai minggu pertama Februari 2010.

Untuk informasi lebih lengkap silakan menghubungi:
(1) Aniza, email: nurul.anniza@paramadina.ac.id , mobile: 0818 0662 0749,
(2) Fiqie, email: fiqie.anbiya@paramadina.ac.id , mobile: 0856 9444 6628, atau
(3) kunjungi website: http://gradschool.paramadina.ac.id/
——————————————————-

UNIVERSITAS PARAMADINA dengan dukungan penuh dari INDIKA ENERGY dan MEDCO FOUNDATION menyediakan 15 fellowship bagi WARTAWAN atau AKTIVIS LSM untuk mengambil S2 di Paramadina Graduate School

Untuk informasi lebih lengkap silakan menghubungi:

(1) Aniza, email: nurul.anniza@paramadina.ac.id , mobile: 0818 0662 0749,

(2) Fiqie, email: fiqie.anbiya@paramadina.ac.id , mobile: 0856 9444 6628, atau

(3) kunjungi website: http://gradschool.paramadina.ac.id/ atau http://www.paramadina.ac.id/

Pantai Ancol mengobati kejenuhanku

Sabtu, 5 Desember 2009

Dear…

Hari itu aku terbangun dari tidurku yang cukup lama sampai-sampai aku kelabakan buat berangkat kuliah (kesiangan maksudnya hehehe) dan rasa malas pun menyelimuti aku untuk berangkat ke kampus. Sungguh aneh hari itu, dimana aku merasa malas sekali, padahal hari-hari biasa pun tidak pernah hehe :) .  Aku bergegas ke kampus dengan tidak ada niat untuk belajar, entah kenapa kepalaku sangat penat dan penuh dengan kejenuhan. Mungkin karena kepadatan aktivitasku dan tugas yang menumpuk sehingga rasa jenuh itu muncul. Sampai akhirnya aku mengikuti kuliah dengan santai tanpa ada keseriusan.

“Ting Tong” terbesat dalam pikiranku untuk mengajak teman-temanku yang sangat rempong untuk jalan hari itu. Berfikir sejenak untuk menentukan tujuan perjalanan kita hari itu. Satu demi satu semangat muncul dan bayangan kejenuhan akan segera hilang. Temanku dengan sontaknya bilang “Gimana Klo kita ke Pantai Ancol”. Sungguh cemerlang ide temanku, meskipun lumayan jauh dari kampus dan hari itu suasana sebenarnya tidak mendukung karena mendung. Tapi semuanya tetap jalan, daripada jenuh, lebih baik jalan-jalan hehe .

“Yes”, dalam hati, kejenuhanku akan sirna hari itu. Perjalananku teriring oleh musik yang membuat aku dan teman-teman semua bernyanyi . Mobil seperti studio musik yang hampir pecah gara-gara suara kita, sungguh rempongnya kalau kita jalan-jalan hehe :) . Tak terasa perjalananku sampai juga di Ancol. Semuanya heboooh, demikian dengan aku. Ku sisir rambut, ku rapikan baju, ku pakai sepatu (hhuhuu kayak mau kemana aja hehe :) . Kubuka pintu, “wahhh pantainya indah sekali”. Jujur, dari dulu aku sangat menyukai pemandangan pantai dengan silir angin yang begitu sejuk. Semuanya membuatku terpukau akan keindahannya. Hari itu semua pikiranku sirna, seperti laptop yang di install ulang. Serasa refresh kembali hehe (lebay “mode on”)

ancol1 ancol2 ancol3

Tujuan kita adalah Pool beach Ancol, yeee… wah seru juga kita mengelilingi pantai dengan suara ombak yang jelas terdengar. Sungguh indah Pantai Ancol, di setiap titik posisi, kita semua selalu sadar akan kamera, maklum namanya aja rempongers jadi selalu rempong termasuk dengan kamera hehehe… sungguh hilang semua rasa jenuhku. Rasanya aku ingin menghabiskan hari itu di pantai hehe :) . Setelah keliling-keling pantai, bermain pasir dan air, kemudian kita melihat sebuah perahu dayung yang kosong belum laku untuk berlayar. Segera bergegas dan menuju perahu itu, Kita bernego dengan pemilik perahu ternyata dengan harga 10.000 rupiah per orang, kita dapat keliling pantai menggunakan perahu. Sungguh murah ya bila dibandingkan dengan rasa puas yang kita dapatkan nantinya. Wahh seruuu sepertinya, tak pikir panjang lagi, kita menaiki perahu ituu.. Tarikkk maaang… (ops salah kirain dangdut hehe)

ancol4 ancol5

ancol8 ancol9

Perjalanan ke tengah pantai siap goo, horee kita semua teriak seperti anak kecil yang baru saja menaiki perahu. Sungguh indah ya pemandangan pantai dimana air yang terlihat jernih saat itu. Aku senang wisata bahari ini. Satu keindahan yang aku lihat di pool beach ini, aku bisa melihat hewan-hewan laut dan bahkan menangkapnya kemudian dilepas kembali. Sungguh menyenangkan. Aku dan temanku menagkap ikan-ikan kecil menggunakan jaring yang ada di perahu. Selain ikan ada juga kepiting loo. Sepanjang perjalanan bahari menggunakan perahu dayung, tak pernah lepas dari kamera, hampir segala aktifitas terekam dalam memori kamera sebagai kenangan akan indahnya perjalanan ini. Tiba-tiba temanku teriaak “Wahh ada ubur-ubur besaaar”, semuanya tertuju pada ubur-ubur itu termasuk kamera handphone ku hehehe. Ternyata wisata bahari di pantai Ancol itu menyenangkan kita tidak hanya bisa menikmati indahnya pantai, tetapi juga bisa menikmati indahnya kehidupan bawah laut hehehe.

ancol6 ancol7

Tak terasa perahu dayung sudah kembali ke posisi awal kita berangkat alias waktu selesai. Sebenarnya kita ingin melanjutkan ke Pantai Festival Ancol, tetapi berhubung hujan kita hanya keliling saja menggunakan mobil. Meskipun hujan rintik-rintik, pemandangan indahnya Pantai Ancol tetap terlihat dengan jelas. Sungguh Allah Maha Agung telah menciptakan keindahan ini. Tinggal kita sebagai manusia harus bisa menjaga keindahan itu agar tetap lestari.

ancol10 ancol11

Akhirnya perjalanan hari itu harus berakhir, sebelum pulang kita turun sejenak di warung untuk membeli Pop mie, wahh seruuu badan ini terasa hangat oleh mie itu. Semuanya merasa senang, apalagi aku dimana hari yang jenuh berubah 360 derajad menjadi hari yang menyenangkan. Sungguh Pantai Ancol telah menghilangkan kejenuhanku. Bagi teman-teman yang ingin menghilangkan kejenuhan, Pantai Ancol bisa menjadi solusinya hehe :) . Atau masih banyak lain wisata pemandangan lain yang lebih menarik dan lebih bagus. Tak terlupakan untuk hari itu, aku pulang dengan wajah sumringah dan tersenyum bahagia :) .

Pake Batik, Why Not??

batik

Indonesia,, di negara inilah aku dilahirkan, dibesarkan, tumbuh menjadi seorang dewasa yang siap menggapai impian ku setinggi langit. Aku bangga punya Indonesia, meskipun guncangan badai selalu menerka negara ini. Tapi aku kecewa dengan pemuda-pemudi saat ini yang sudah ga ada rasa nasionalisme. Sungguh aku kecewa…

Indonesia saat ini sudah dewasa,, saatnya introspeksi diri. Coba bayangkan budaya Indonesia makin banyak yang direbut oleh negara tetangga. Tari pendet, kain batik, reog ponorogo, dan banyak lagi. Kita sebagai pemuda seharusnya menangis melihat kekayaan nusantara ini semakin hari di claim oleh negara tetangga.

Indonesia seharusnya lebih ketat dalam pemeliharaan kebudayaan, aku sebagai mahasiswa jujur aja kecewa dengan sikap pemerintah yang hanya pada saat kebudayaan Indonesia sudah di claim oleh negara tetangga, barulah mereka beraksi. Kenapa tidak sejak dari dulu pemerintah melindungi kebudayaan nasional dan tradisional.

Satu buah karya yang saat ini aku sangat kagumi adalah kain batik. Sejak dulu kain batik menjadi ciri dari Indonesia. Bahkan saat ini aku lumayan lega, setelah di claim oleh negara tetangga. Indonesia yang menjadi sang juara atas kain batik. Kain batik saat ini sudah menjadi populer di anak-anak, remaja, maupun dewasa. Seharusnya hal ini harus tetap terjaga, karena kain batik adalah warisan budaya dari nenek moyang.

PromNite1 PromNite2

Aku saja sebagai seorang mahasiswa tidak merasa malu jika aku menggunakan baju batik untuk kuliah. Kenapa tidak?? Batik tidak selamanya membuat kita jadi tua, bahkan ada yang bilang seperti bapak-bapak atau ibu-ibu. Itu salah besar. Batik juga bisa dimodifikasi menjadi pakain yang modern yang anggun dan menawan jika dilihat orang. Aku pernah diceritain oleh dosen tentang budaya. Ketika dosen itu ke luar negeri untuk pertukaran budaya, beliau menggunakan batik sebagai pakaian keseharian. Suatu ketika ada orang Jepang yang mendatangi dosen itu sengaja untuk membeli pakaian batik yang sudah dipakai oleh dosen itu. Sungguh aku langsung bangga dengan Indonesia, ternyata orang negara lain saja kagum dengan batik dan ingin memakainya. Kenapa kita masih ada rasa malu untuk memakainya.

GraduateSchool1 GraduateSchool2

Sekarang event, kebanyakan menggunakan dress code batik. itu suatu kemajuan yang luar biasa. Dua event terbesar yang pernah aku ikuti menggunakan dress code batik adalah saat Prom Nite masa-masa perpisahan SMA dan saat aku kuliah. Disini aku selalu mendokumentasikannya, karena sebenarnya Batik itu indah klo kita melihatnya. Sayang saja cara  pandang kebanyakan orang yang melihat batik suatu yang kuno dan jadul. Padahal tidak. Jadilah Warga Negara Indonesia yang cinta akan buah karya Indonesia.

Indonesia harus lebih mempromosikan semua budaya yang ada,, jangan sampai budaya kita kembali menjadi sasaran empuk negara tetangga yang haus akan budaya kita. Buat kain batik,, kita sebagai pemuda-pemudi harus selalu melestarikannya. Tidak untuk kata Malu, Yes untuk Indonesia Maju.

Universitas Paramadina mengucapkan selamat kepada para penerima Paramadina Fellowship 2009.
Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pendaftar yang telah mengikuti proses seleksi Tahap ke II, yaitu Tahap Wawancara dengan Tim Panel Paramadina Fellowship 2009. Ada kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi kami, telah memiliki kesempatan untuk berkenalan dan menyaksikan kompetensi seluruh pendaftar dalam proses wawancara tersebut. Kami berharap, keputusan mengenai Paramadina Fellowship 2009, tidak akan mempengaruhi ataupun menghambat motivasi para pendaftar untuk terus berusaha meraih kesuksesan. Kami yakin dengan prestasi yang telah Anda hasilkan bertahun-tahun, peluang untuk sukses akan lebih besar dan doa kami untuk kesuksesan Anda.

  • Proses seleksi Paramadina Fellowship 2009 yang dilakukan oleh Tim Panel, dengan mempertimbangkan prestasi akademis dan non-akademis.
  • Hasil keputusan Tim Panel Paramadina Fellowship 2009 tidak dapat diganggu gugat.
  • Penerima Paramadina Fellowship 2009 tidak diperkenankan terdaftar di Universitas lain, selama berstatus sebagai penerima Paramadina Fellowship 2009.
  • Universitas Paramadina dan Tim Panel Paramadina Fellowship 2009 tidak melakukan pemungutan biaya sedikitpun dalam proses seleksi ini.

Berikut nama-nama yang berhasil memperoleh Paramadina Fellowship 2009 [klik disini]

Bagi anda yang berhasil memperoleh Paramadina Fellowship 2009 diharapkan untuk melakukan:
I. Konfirmasi kesediaan penerimaan Paramadina Fellowship 2009

  • Mengisi dengan lengkap formulir kesediaan sebagai Penerima PF 2009 [formulir dapat didownload disini]
  • Formulir kesediaan yang telah dilengkapi, fax ke Sdri. Muna Pratiwi, di 021 799 3375 atau ke 021 799 0963, atau dikirim melalui e-mail ke muna.pratiwi @ paramadina.ac.id
  • Kami tunggu konfirmasi kesediaan tersebut selambat-lambatnya, Jum’at, 7 Agustus 2009, pukul 17.00 WIB.

II. Seluruh peserta PF 2009 baik yang berasal dari Jabodetabek maupun luar Jabodetabek:

  • Sudah berada di Jakarta [Universitas Paramadina] dan langsung menempati asrama pada tanggal 22 Agustus 2009.
  • Bagi Anda yang berasal dari pulau Jawa, Universitas Paramadina akan mengganti biaya perjalanan darat (bus dan kereta api kelas ekonomi), sedangkan Anda yang berasal dari luar pulau Jawa, Universitas Paramadina akan mengganti biaya perjalanan udara dan kapal laut, kelas ekonomi. Penggantian biaya perjalanan akan dilaksanakan setelah penerima PF 2009 sampai di Jakarta dengan menunjukkan bukti tiket pesawat, kereta, bus dan kapal laut yang telah digunakan (paling lambat tiga minggu dari jadwal kedatangan di Universitas Paramadina).
  • Konfirmasi kedatangan setiap peserta akan dikoordinir langsung oleh saudari Muna [0816 957 253], saudara Wirawan [0856 4797 1568] dan saudara Didit [0815 1346 4737]. Atau ke 021 79181188 Ext. 232; Ext. 235 dari pukul 08.30 – 16.30 WIB.
  • Selama 2 [dua] tahun pertama masa kuliah di Universitas Paramadina, para mahasiswa peraih Paramadina Fellowship 2009 diharuskan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan oleh Universitas Paramadina.

Khusus bagi Penerima PF 2009, yang menempati posisi cadangan, konfirmasi final menunggu konfirmasi dari para donor. Tim Panel PF 2009 akan segera menghubungi Anda, untuk mengumumkan hasil tersebut pada  Rabu, 12 Agustus 2009.

Kami ucapkan selamat kepada mereka yang berhasil memperoleh kesempatan meraih PF 2009.Salam,

Tim Panel Paramadina Fellowship 2009

waw,, saatnya regenerasi,, angkatan pertama sudah berjalan, kita para senior menanti adik kelas yang memiliki pemikiran yang cemerlang di Paramadina Fellowship 2009, aku rasa kalian yang udah mengikuti interview merasakan apa yang aku rasakan dulu saat menunggu pengumuman,, memang tak mungkin dielakkan,, rasa deg-degan, cemas, bingung, kayak serasa putus asa, pasti menyelimuti kalian sekarang. Tapi, aku kasih saran jangan prnah putus asa,, semangad,, n berdoa ke Allah,, kalain udah berusaha, sekarang saatnya Allah yang menentukan hasilnya,,, aku percaya kalian orang-orang terpilih yang pantas untuk mendapatkan ini.

“aku hanya manusia, hanya insan penuh kesalahan, kelemahan di hatiku,, tak peduli semua merintangi, menghalangi di hidupku, ku yakin aku bisa dan aku pasti bisa,, karena ku sang juaraaaa,, aku lahhh sang juaraaa,, kitaaa lah sang juaraaaa,,, kaliaannn sang juaraaaa……”, lagu ini aku persembahkan buat kalian yang saat ini sedang deg-degan menunggu pengumuman PF09,, jangan pernah putus asa, meskipun kalian ada yang tidak beruntung,, bukan karena kalian tidak mampu,, tapi kalian udah menjadi sang juara buat smuanya… kita salut kepada kalian… buat smuanya aku doakan semuanya loloooos…. <ga mungkin tapi hehehe>

Good Luck

Salam : Wirawan

Older Posts »